Tekhnologi Informasi Dan Komunikasi

Tekhnologi Informasi Dan Komunikasi

Sabtu, 22 Maret 2014

Bab 1 Dasar-Dasar Internet

A. Pengertian Internet dan Intranet


1. Internet
Internet adalah singkatan dari Interconnection Network yang secara
harfiah berarti hubungan antarjaringan komputer (network). Sedangkan,
network sendiri diartikan sebagai suatu sistem komunikasi data antarkomputer.
Contoh jaringan komputer yang paling sering ditemukan adalah LAN (Local
Area Network). LAN menghubungkan komputer-komputer yang berada dalam
suatu areal atau lokasi tertentu, seperti kantor, sekolah, perusahaan, warnet,
dan lain-lain.
Gambaran sederhana dari Internet adalah beberapa komputer
dihubungkan satu sama lain sehingga membentuk jaringan komputer
network). Kemudian, sejumlah network (jaringan komputer) digabung dan
dihubung-hubungkan lagi sehingga jadilah Internet. Jadi, pengertian Internet
secara umum (menurut bahasa) adalah kumpulan dari jaringan komputer
yang terhubung dan bekerja sebagai suatu sistem. Sedangkan, pengertian
Internet secara khusus adalah suatu jaringan komputer terbesar di dunia
karena menghubungkan seluruh jaringan komputer yang ada di dunia ini.
Untuk ringkasnya, Internet adalah jaringan komputer global, sedangkan
jaringan komputer lokal (LAN) dinamakan Intranet.
Untuk mendapatkan akses Internet, sebuah komputer harus menggunakan
jasa perusahaan penyedia layanan Internet atau Internet Service Provider
(ISP). Dengan jasa perusahaan ISP ini, kamu akan mendapatkan jalur
Internet (online) setelah menghubungkan komputermu dengan komputer
servernya. Hubungan (koneksi) antara komputer pengguna dengan komputer
server perusahaan ISP tersebut biasanya dilakukan lewat jaringan telepon
(dial up) dengan menggunakan peralatan modem. Melalui komputer server
yang dimiliki oleh ISP itu, kamu dapat terhubung dengan jaringan komputer
sedunia (Internet). 
Internet merupakan sebuah kumpulan global (mendunia) ribuan
jaringan komputer dan jutaan komputer pribadi yang dikelola secara
bebas. Internet telah memungkinkan komunikasi antarkomputer dengan
menggunakan TCP (Transmission Control Protocol) atau IP (Internet
Protocol) disingkat (TCP/IP) yang didukung media komunikasi, seperti
satelit dan paket radio. Jadi, jarak jangkauannya tidak terbatas.
Jaringan Internet dapat pula berfungsi sebagai media konferensi.
Sejumlah orang dapat melakukan diskusi dan komunikasi tanpa harus
bertatap muka secara langsung satu dengan yang lainnya, tetapi hanya
melalui layar komputer pribadi masing-masing.
2. Intranet
Intranet adalah sebuah kumpulan jaringan komputer lokal yang
menggunakan perangkat lunak Internet dan protokol TCP/IP atau HTTP. Oleh
karena itu, sebuah jaringan Intranet memiliki semua fasilitas yang dimiliki oleh
Internet seperti e-mail, File Transfer Protocol (FTP), dan lain sebagainya.
Jaringan Intranet merupakan jaringan Internet yang hanya dimiliki oleh
kelompok atau perusahaan tertentu dan tidak dapat diakses oleh orang lain.
Tetapi, Intranet juga dapat terkoneksi ke Internet sehingga memungkinkan
pertukaran informasi dan data dengan jaringan Intranet lainnya (Internet
working) melalui backbone Internet.
Intranet sangat mudah diterapkan, dipelajari, dikembangkan, dan
dikonfigurasi ulang. Salah satu hal yang terpenting dalam Intranet adalah
keamanan jaringan (network security). Isu ini sangat sensitif karena jaringan
telekomunikasi komersial yang dipakai bersifat umum (public service
communication network) sehingga rentan penyusupan dan penyadapan
jaringan serta pembajakan data. Sejumlah teknologi keamanan canggih
terus dikembangkan, seperti firewall dan enkripsi sehingga menjadi kelebihan
tersendiri ketika diterapkan dalam Intranet.
Intranet mulai didengung-dengungkan pada pertengahan 1995 oleh
beberapa penjual produk jaringan yang mengacu pada kebutuhan informasi
dalam bentuk web di dalam perusahaan. Intranet merupakan jaringan
komputer dalam perusahaan yang menggunakan komunikasi data standar
seperti dalam Internet. Artinya, semua fasilitas Internet dapat digunakan
untuk kebutuhan dalam suatu organisasi atau komunitas.
Dalam perkembangannya, VPN (Virtual Private Network) diciptakan
untuk membangun sebuah Intranet dengan jangkauan yang luas melalui
jaringan Internet. Intranet sudah menjadi komponen penting dalam suatu
perusahaan dewasa ini. Intranet dalam perusahaan akan berkembang sesuai
dengan perkembangan perusahaan tersebut. Dengan kata lain, semakin
besar suatu perusahaan, maka Intranet yang diperlukan juga semakin besar.
Permasalahan ini akan semakin kompleks apabila perusahaan tersebut
mempunyai banyak kantor cabang yang tersebar di berbagai kota dengan
jarak yang jauh. Sedangkan, di lain pihak seluruh kantor tersebut memerlukan
suatu metode untuk selalu berhubungan, misalnya untuk transfer dan
sinkronisasi data.

B. Sejarah Perkembangan Internet


Internet yang dikenal pada saat ini merupakan pengembangan dari
sebuah jaringan yang disebut ARPANet (Advanced Research Projects
Agency). ARPANet dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika
Serikat sejak 1969. Pada awal 1980-an, ARPANet terpecah menjadi dua
jaringan, yaitu ARPANet dan MILNet (jaringan militer rahasia), akan tetapi
keduanya masih mempunyai hubungan sehingga komunikasi antarjaringan
tetap dapat dilakukan.
Pada mulanya, jaringan ini disebut DARPA Internet, tetapi kemudian
disebut sebagai Internet saja. Di awal penggunaannya, akses Internet hanya
terbatas untuk kalangan militer, Departemen Pertahanan, dan Perguruan
Tinggi. Namun, setelah dibukanya layanan USENet dan BITNet, Internet
dapat diakses melalui sarana komputer pribadi. Selanjutnya, protokol
TCP/IP diperkenalkan pada 1982, dan disusul dengan penggunaan sistem
DNS (Domain Name Service) pada 1984.
Pada 1990, Internet mengalami perkembangan yang sangat pesat.
Pada masa ini, World Wide Web mulai dikembangkan oleh CERN (Swiss).
Barulah pada 1992 muncul World Wide Web pertama dengan nama Viola
yang diluncurkan oleh Pei Wei. Berikutnya, InterNIC didirikan pada 1993
untuk menjalankan layanan pendaftaran domain.
Penggunaan Internet secara komersial dimulai pada 1994 yang dipelopori
oleh perusahaan Pizza Hut, dan Internet Banking pertama kali diaplikasikan
oleh First Virtual. Pada masa ini, masyarakat di Indonesia mulai menikmati
penggunaan Internet secara komersial. Setahun kemudian, Compuserve,
America Online, dan Prodigy mulai memberikan layanan akses ke Internet
bagi masyarakat umum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar